Minggu ke Bulan Kehamilan
Tabel lengkap minggu ke bulan
| Minggu | Bulan | Trimester |
|---|---|---|
| 1–4 | Bulan 1 | ke-1 |
| 5–8 | Bulan 2 | ke-1 |
| 9–13 | Bulan 3 | ke-1 |
| 14–17 | Bulan 4 | ke-2 |
| 18–22 | Bulan 5 | ke-2 |
| 23–27 | Bulan 6 | ke-2 |
| 28–31 | Bulan 7 | ke-3 |
| 32–35 | Bulan 8 | ke-3 |
| 36–40+ | Bulan 9 | ke-3 |
Ingin tahu tanggal pasti yang akan datang, bukan hanya minggu? Coba Kalkulator Minggu dari Hari Ini.
Bagaimana ini dihitung
Kalau Anda memasukkan usia kehamilan dalam minggu, kalkulator ini langsung mencocokkannya ke salah satu dari sembilan rentang di tabel di atas untuk menentukan bulan dan trimesternya. Kalau Anda memasukkan perkiraan tanggal lahir, kalkulator menghitung mundur dari asumsi kehamilan 280 hari (40 minggu): usia kehamilan hari ini = 280 dikurangi jumlah hari sampai perkiraan tanggal lahir, lalu hasilnya dibagi 7 untuk mendapatkan minggu dan sisa harinya.
Karena satu bulan kalender tidak sama dengan 4 minggu genap, pembagian sembilan bulan kehamilan ke dalam rentang minggu di atas memang tidak bisa rata sempurna — ada bulan yang mendapat jatah 4 minggu, ada yang 5. Itulah mengapa dua orang yang sama-sama berusia kehamilan "20 minggu" bisa saja menyebutnya sebagai bulan 4 akhir atau bulan 5 awal, tergantung cara pembulatan yang dipakai, dan keduanya sama-sama masuk akal.
Sumber
Pembagian minggu ke bulan di atas mengikuti konvensi kehamilan 40 minggu (280 hari) yang umum dipakai tenaga kesehatan. Untuk bacaan lebih lanjut seputar tahapan dan pemeriksaan kehamilan di Indonesia, lihat Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) dan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) terbitan Kementerian Kesehatan RI.